Showing posts with label doa para nabi. Show all posts
Showing posts with label doa para nabi. Show all posts

Monday, March 28, 2011

Doa Istikharah

Jabir bin Abdillah Radhiallaahu anhu berkata: Adalah Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam mengajari kami shalat Istikharah untuk memutuskan segala sesuatu, sebagaimana mengajari surah Al-Quran. Beliau bersabda: “Apabila seseorang di antara kamu mempunyai rencana untuk mengerjakan sesuatu, hendaknya melakukan shalat sunah (Istikharah) dua rakaat, kemudian bacalah doa ini:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ -أَوْ قَالَ: عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ- فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ -أَوْ قَالَ: عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ- فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ.


“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengeta-hui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendak-nya menyebut persoalannya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terha-dap diriku atau -Nabi bersabda: …di dunia atau akhirat- sukseskanlah untuk-ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja keba-ikan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku.”

Tidak menyesal orang yang beristi-kharah kepada Al-Khaliq dan bermusya-warah dengan orang-orang mukmin dan berhati-hati dalam menangani perso-alannya. Allah Ta’ala berfirman: “… dan bermusyawarahlah kepada mereka (para sahabat) dalam urusan itu (peperangan, perekonomian, politik dan lain-lain). Bila kamu telah membulatkan tekad, bertawakkallah kepada Allah…” (Ali Imran, 3: 159)

HR. Al-Bukhari 7/162

Wednesday, February 16, 2011

Doa-Doa Para Nabi (Siri 1)

Doa Nabi Sulaiman A.S

SUATU hari Nabi Sulaiman dan bala tenteranya yang terdiri dari manusia, Jin dan burung melalui suatu lembah semut. Terdengar-lah oleh Nabi Sulaiman a.s. akan perkataan raja semut kepada rakyatnya: "Hai semut, masuklah kamu ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak terinjak-injak oleh Sulaiman dan pasukannya, sedangkan mereka tidak menyedari."

Ertinya:

"Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmatMu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan juga kepada dua ibu bapaku dan untuk mengerjakan amalan soleh yang Engkau redhai, dan masukkanlah aku dengan rahmatMu ke dalam golongan hamba-hambaMu yang soleh." (Al-Naml: 19)


Baik diketahui:

  • Doa di atas adalah doa yang pernah diucapkan oleh seorang Nabi, yang benama Nabi Sulaiman a.s.
  • Begitu pentingnya peristiwa Sulaiman di atas sampai Allah beritahukan hal tersebut kepada manusia di belakang hari, iaitu umat Nabi Muhammad SAW.
  • Doa tersebut dicantumkan sebahagian bahagian dari ayat-ayat Al-Quran.
  • Bila kita mengucapkan doa di atas bererti suatu doa, atsar dari Nabi Sulaiman dan Al-Quran, nilai dan ganjarannya berlipat ganda.
  • Setiap orang pasti mengalami akan hal yang sama dengan peristiwa Nabi Sulaiman, hanya dalam variasi yang berbeza. Hadith Muslim dengan sumber yang sama menyebutkan bahawa Rasulullah SAW ada bersabda; kalau aku membaca:

Ertinya:

"Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."